The Secret of Room 403 Cetak E-mail
(1 vote)

Sekecil Apa pun, Harapan Harus Tetap Diperjuangkan

The Secret of Room 403Novel The Secret of Room 403 menceritakan kisah di balik tragedi masa lalu, lika-liku kehidupan seorang penulis, serta ambisi politik. Novel menampilkan lompatan-lompatan plot antara tahun 1984 dan 2013. Kisah dimulai ketika Aliff, seorang penulis profesional mendapat tugas membuat novel tentang seorang militer. Sosok ini ayah seorang menteri yang digadang-gadang maju dalam pemilihan presiden setahun mendatang.

Martin, ajudan sang menteri, memberi sebuah bundel usang yang kertasnya telah menguning. “Semua referensi dan bundel milik Bapak Menteri yang saya pinjamkan pada Anda, sama berharganya dengan diri Anda sendiri. Sampai novel ini terbit, tidak perlu ada yang tahu untuk siapa Anda bekerja,” kata Martin pada Aliff (halaman 41).

Kisah kemudian melompat pada kejadian tragis di Tanjung Tritis tahun 1984. Beberapa pemuda ditangkap tentara. Husein, salah satu pemuda tersebut  dan beberapa pemuda lain berusaha mencari tahu alasan penangkapan. Mereka menyambangi Kodim.

“Kita datang dengan niat baik. Jadi pastikan bahwa semua yang kita lakukan, katakan, dan pikirkan, yang baik-baik. Mudah-mudahan hasil yang kita terima juga baik. Jika ada yang berbuat tidak baik atau anarkis, itu bukan bagian dari kita,” ucap Husein (halaman 79).

Belum sampai tujuan, rombongan pemuda diadang barisan tentara berseragam dan bersenjata lengkap. Berondongan peluru menjadi sambutan untuk rombongan pemuda itu. Beruntung, Husein selamat, meski terluka parah. Seorang tentara bernama Rusydi menyelamatkan dan mengubah identitasnya.

Kembali pada kisah Aliff. Dia  memutuskan menulis sembari berlibur ke Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Ia  berkenalan dengan Revi, pemilik rumah yang disewa. Kemandirian dan kejujuran Revi menarik hati Aliff.  Revi tak hanya mempunyai usaha penyewaan rumah, dia juga bekerja sebagai pemandu wisata. Beberapa kali Aliff mengikuti tur Revi.

Pada suatu malam, Aliff mendapati bahwa bundel tua itu hilang. Ia sadar, kecerobohannya itu bisa membawa malapetaka. Aliff pun pergi ke rumah Revi karena terakhir kali dia menumpang menulis di rumahnya  saat lampu mati.

Aliff tersentak. Di rumah Revi, Bu Farah yang merupakan Ibu Revi menunjukkan sebuah buku harian tua milik almarhum suaminya. Tulisan tangan dalam buku harian tua itu persis sama dengan tulisan tangan dalam bundel milik sang menteri. “Semua tulisan ini benar-benar mirip! Di mana sang penulis meletakkan mata penanya, sudut kemiringannya, tak sedikit pun keliru,” batin Aliff (halaman 197). Bu Farah terus mendesak Aliff untuk menceritakan pemilik bundel itu. Aliff pun terpaksa menyebut nama menteri.

 Di bundel itu, ada tulisan yang menarik perhatiannya, kamar 403 (halaman 204). Aliff membolak-balik bundel untuk mencari petunjuk. Ia menemukan sebuah tulisan yang sangat kecil. Dengan kaca pembesar, Aliff berhasil membacanya. Ada kata yang melafalkan sebuah nama. Ini membuatnya semakin penasaran. Sebab nama yang tertulis adalah sang menteri.

Aliff memutuskan menemui menteri untuk menemukan petunjuk pemilik sejati bundel. Saat keluar ruangan menteri, Aliff melihat sebuah pintu bertuliskan 403. Aliff menyelinap masuk ke ruangan tersebut. Ia menemukan seorang lelaki terbaring lemah yang ternyata Husein, Ayah Revi yang dikabarkan tewas dalam pembantaian tahun 1984.

Singkat cerita, Aliff akhirnya mengetahui bahwa Husein telah berganti nama menjadi Mahardhika atau Har. Mayjen Rusydi, ayah sang menteri, telah mengubah identitasnya. Semua pekerjaan Pak Alam, Huseinlah yang mengerjakan. Aliff pun merancang rencana pelarian dan berhasil membawa  Husein ke Tanjungpinang bertemu istri dan anaknya.

Pesan bacaan ini adalah kita harus memperjuangkan harapan meskipun dunia mengatakan mustahil. (Napsiyah - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

, Riawani Elyta (2016), "The Secret of Room 403", Novela, 978-6021-614-51-8: 272 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Resensi Genre Terkait
NOVEL MISTERI

Resensi Terbaru
Resensi Populer
SCHOOL for the NEXT LEADERS
Sponsor
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 24478874

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit