Girl Friends Stay Forever; The Story of Our Life, Moms, Guys and Friendship Cetak E-mail
(1 vote)
Girl Friends Stay Forever; The Story of Our Life, Moms, Guys and Friendship
Judul : Girl Friends Stay Forever;
   The Story of Our Life, Moms, Guys and Friendship
Pengarang: Dian Bheno
Penerbit : Terrant Books
Tahun: 2005
Genre : Teenlit
Tebal: 192 Halaman 
ISBN: 979-3750-07-3

 

 

 

 

 

 

Girl Friends Stay Forever mengangkat tema tentang persahabatan antara tiga orang gadis remaja serta keluarga tempat mereka tumbuh. Tentang harapan dan cita-cita mengenai hidup dan keluarga. Memang tak menitikberatkan soal keluarga saja, cerita ini pun menyelipkan kisah cinta dan persaingan dari ketiganya.

Adalah seorang Diana yang tiba-tiba harus menghadapi perceraian kedua orang tuanya. Betapa terpukulnya Diana ketika mengetahui bahwa kedua orang tuanya mesti berpisah. Diana walau sudah berusaha untuk membuat kedua orangtuanya untuk kembali bersatu, ternyata gagal. Hal itulah yang membuatnya berpikir untuk tak menikah sampai kapan pun.

Berbeda dengan Diana, sosok Luna merupakan anak yang pintar, mempunyai keahlian, dan selalu enjoy menghadapi hidup –meskipun Luna adalah produk perceraian sedari kecil. Sedangkan sahabat mereka lainnya bernama Nayla. Bagi Lunda dan Diana, Nayla adalah tipe anak sempurna dari keluarga yang sempurna. Orangtuanya lengkap. Keluarga Nayla selalu terlihat harmonis. Namun ternyata, dibalik semua itu terjadi konflik internal keluarga yang ternyata berefek besar bagi keluarga Nayla.

Buku ini memang tak mengulas tentang psikologi seorang anak pasca perceraian atau memiliki sebuah keluarga yang broken. Namun secara tak langsung, tiap tulisan yang disampaikan layaknya sebuah buku panduan psikologi untuk semua anak yang bermasalah dengan keluarga maupun tidak. Sebuah poin plus untuk buku ini!

Mungkin yang agak mengganggu adalah sisi penceritaannya. Di dalam buku ini terlihat sang penulis masih memakai gaya yang sama bagi tiap tokoh yang diceritakan. Padahal, tiap bab merupakan cerita masing-masing tiga tokoh utama berbeda. Penggunaan gaya “aku” dalam penulisan membuat refleksi kurang pas. Sehingga, ketika kita membacanya, bayangan karakter tiap tokoh yang berbeda akan terasa “sama”. (ryu tri)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Google

Quiz WB - berhadiah Novel keren dari Penerbit Adhika Pustaka...(klik)

Didukung oleh: World Book Day

Obama Impersonator Indonesia

Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Resensi Genre Terkait
TEENLIT

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Lain Terbaru
Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indones...
Mohon tolo...
Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indones...
mohon tolo...
Jalan Menikung; Para Priyayi 2
Saya ingin...
Muhammad; Lelaki Penggenggam Hujan
Maha Benar...
Insomnia dan Gangguan Tidur Lainnya
bisa beli ...
Pollyanna
Alhamdulil...
Pollyanna
Alhamdulil...
Layla Majnun; Pengantin Abadi dari Surga
sdh lama s...
Membongkar Gurita Cikeas; Di Balik Skandal Bank Ce...
;D harus ...
Inspirasi WB

"A book worth reading is worth buying." ~ John Ruskin

 
Promosi GRATIS
NOIMAGE
Pengembang Library / Perpustakaan
( / Pinjam-Meminjam Buku)
Hits
242,677Visitors:
6Visitors today:
245Visitors yesterday:

WahidInstitute.Org

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

PencintaBuku dan Penerbit

 

Powered & Inspired by OS Initiative Version 1.0 Released | Best viewed with Mozilla Firefox | Terms and Privacy Policy under which this service is provided to you.